home icon
search icon
menu icon

Pusat Bahasa USU Mengawali Tahun 2026 dengan Program Magang Internasional

Dipublish Pada

21 Januari 2026

Dipublish Oleh

-

Pusat Bahasa Universitas Sumatera Utara (USU), bekerja sama dengan International Internships Jakarta, kembali menyelenggarakan Program Bahasa bagi mahasiswa internasional.

Pusat Bahasa USU Mengawali Tahun 2026 dengan Program Magang Internasional

Pusat Bahasa USU mengawali tahun 2026 dengan menjadi tuan rumah Program Magang Internasional yang diikuti oleh empat mahasiswa dari Deakin University, Australia, yang berasal dari berbagai fakultas dan latar belakang akademik. Para peserta tersebut adalah Rae Gibson, Chelcee Whittingslow, Layla Creek, dan Tehya Hillyer.

 

Selama tiga minggu, para mahasiswa akan mengikuti program intensif Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) yang dilaksanakan di Pusat Bahasa USU. Participant Engagement Manager International Internships Jakarta, Kamiela Azizah, menyampaikan apresiasinya atas komitmen dan konsistensi Pusat Bahasa USU dalam mendukung pelaksanaan program tersebut.

 

Ia menyatakan bahwa kerja sama antara kedua institusi telah terjalin dengan baik sejak tahun 2025 dan diharapkan dapat terus berlanjut di masa mendatang.


“Kami sangat mengapresiasi kesediaan Pusat Bahasa USU yang secara berkelanjutan membuka peluang kolaborasi dalam pelaksanaan program bahasa ini. Program ini tidak hanya memberikan pengalaman akademik, tetapi juga pengalaman budaya yang sangat berharga bagi mahasiswa internasional,” ujar Kamiela.

 

Sementara itu, Kepala Pusat Bahasa USU, Roma Loebis, menegaskan bahwa program BIPA dirancang tidak hanya untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia para peserta, tetapi juga untuk memperkenalkan lingkungan akademik USU serta kekayaan budaya lokal.

 

“Melalui program ini, mahasiswa internasional tidak hanya belajar bahasa Indonesia, tetapi juga diperkenalkan dengan USU dan keberagaman budaya etnis di Kota Medan. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya internasionalisasi USU sekaligus diplomasi budaya,” jelasnya.

 

Program bahasa ini diharapkan dapat memperkuat jejaring internasional USU serta meningkatkan peran Pusat Bahasa sebagai pusat layanan bahasa dan budaya yang inklusif bagi masyarakat global.

Artikel