Peranan Pusat Bahasa USU sangat penting dalam membantu civitas akademika USU memperoleh dan menyebarluaskan ilmu pengetahuannya kepada masyarakat (stakeholder) dengan menggunakan media bahasa baik bahasa lisan maupun tulisan yang baik dan benar. Kondisi praksis saat ini yang dihadapi oleh Pusat Bahasa sebagai pusat pelayanan kebahasaan adalah:
USU akan menjadi world class university. Diantara aktivitas utama sebagai world class university adalah publikasi hasil-hasil penelitian ilmiah yang diterbitkan dalam jurnal internasional. Itu berarti sivitas akademika USU harus mampu berkomunikasi secara tertulis dan lisan dengan bahasa Inggris adalah suatu keharusan. Untuk itu kebijakan Rektor USU tentang Standar Skor bahasa Inggris (Test of English as a Foreign Language) untuk mahasiswa pascasarjana adalah minimal 450 perlu diberlakukan untuk seluruh mahasiswa dari program D-3 sampai S-3, demikian juga kepada dosen USU sendiri.

Rencana penting adalah mengusulkan kepada Rektor USU untuk dapat menjadikan TOEFL pada tes masuk USU. Dengan mengharuskan mahasiswa USU mengikuti TOEFL Pusat Bahasa dapat mengukur tingkat kemampuan bahasa Inggris mahasiswa USU. Skor TOEFL tersebut dijadikan alat ukur untuk kualitas kelulusan dalam mata kuliah wajib General English (GE). Standar yang ditetapkan adalah sebagai berikut:

Skor TOEFL      Nilai MK. Bahasa Inggris       Keterangan                   
<450 A Tidak wajib
401 - 449 B Wajib ikut TPC
351 - 400 C Wajib ikut GE dan TPC
>350 D Wajib ikut GE dan TPC